• BenuaSatu

  • Arsip

  • Kategori

  • Sindikasi RSS

  • Statistik

Nikah Lewat Facebook

Kalau ada orang yang me nikah lantaran perkenalan mereka lewat facebook, khairuddin syach sangat salut. Mengapa? Salut ajah dech pokoknya. Tapi kalau ada Jomblowan yang melarikan anak gadis orang lantaran keakraban mereka via facebook, apa aku salut? Salut juga siy. Dia hebat. Bisa menundukkan hati seorang gadis ABG hanya lewat facebook. Mana gadisnya cantik lagi [...]

Loteng dan Gudang

Keterbatasan ruang toko bisa diatasi dengan mezzanine, yaitu loteng separo sebagai tambahan. Di Alfons Salon Mal Pondok Indah II, ruang baru yang atapnya langsung berupa dak itu menjadi ruang potong. Di Office2000 Mal Pondok Indah I, loteng baru menjadi storage — mungkin tanpa AC. Di ITC Mangga Dua beberapa toko sepatu juga menempuh solusi yang sama untuk menyimpan barang.

Kaos Valentino dan Valentina

Untuk sejoli, bertema raja dan ratu kartu remi. Tetap bisa dipakai setelah hari kasih sayang lewat.

Cokelat Berat

Banner di Dapur Cokelat Jalan Ahmad Dahlan sering berganti. Kali ini tentang Imlek. Cokelatnya, tepatnya kue cokelatnya, besar sekali. Haiya… tidak jadi soal, ini soal prosperity bukan?

Masim Vavai Sugianto: Tutorial yang Panjang…

Waktu publish beberapa tutorial sebelumnya, khususnya tutorial instalasi Zimbra, saya sempat ditanya oleh salah seorang pembaca : “Mas, ternyata instalasi Zimbra rumit ya, panduannya saja sampai 4 bagian dan kalau dicetak bisa sampai 20 halaman…”

Oalah, instalasi Zimbra sebenarnya mudah saja. Mengapa saya sampai perlu menuliskannya menjadi 4 bagian dan cukup panjang, berikut adalah alasannya :

  1. Saya menulis tutorial saat senggang diwaktu kerja atau sewaktu dirumah. Kalau saya menulis artikel langsung dalam 1 posting sebenarnya bisa saja, tapi jadi kurang detail dan potensial menimbulkan kesulitan bagi yang mencobanya. Lebih baik saya tulis per bagian agar saya tidak terlalu seperti dikejar setoran :-D
  2. Tutorial sengaja  saya bagi kedalam 4 bagian atas pertimbangan bahwa instalasi Zimbra sebenarnya bisa dibagi kedalam fase-fase tertentu, yaitu persiapan sistem, konfigurasi DNS, instalasi software tambahan dan instalasi Zimbra. Pengelompokan ini dilakukan untuk memudahkan proses pemahaman tiap bagian
  3. Tutorial saya tulis sedetail mungkin agar rekan-rekan yang mencobanya pada komputer masing-masing 100% bisa dipastikan berhasil. Saya pernah punya pengalaman buruk di tahun 2006 saat mengikuti tutorial yang tidak lengkap dan mumet selama 2 hari karena salah proses :-P
  4. Tutorial saya tulis dan saya update berdasarkan pengalaman menulis tutorial sejenis (Instalasi Zimbra 4.X pada openSUSE 10.2). Tutorial itu direferensikan oleh beberapa website, namun saya melihat masih ada beberapa bagian yang membingungkan. Saya berusaha menghindari timbulnya kebingungan dan kesulitan seperti yang dialami para pengguna tutorial sebelumnya
  5. Tutorial saya rangkum dan saya lengkapi berdasarkan pengalaman mengajar training, jadi panduannya dibuat rinci dan terstruktur agar mudah diikuti dan dipahami. Arahnya adalah agar pembaca dapat mencobanya sendiri secara langsung tanpa harus didampingi oleh seorang instruktur.
  6. Saya melengkapi tutorial dengan gambar ilustrasi agar konfigurasi yang dilakukan tidak meleset dengan konfigurasi yang saya coba

Jadi intinya, jangan takut pada panjangnya artikel atau tutorial. Tutorial yang panjang tapi detail dan jelas pada hemat saya jauh lebih membantu dibandingkan tutorial yang irit kata-kata dan miskin imajinasi, hehehe… BTW, saya tetap apresiasi semua saran yang masuk kok. Tutorial yang panjang tapi menjemukan juga kan bikin BT :-D

Artikel Terkait

Masim Vavai Sugianto: Recover Password Admin Zimbra

Tadi malam ada seorang teman yang ping di messenger, bertanya soal cara recover password admin Zimbra jika kita kelupaan passwordnya.

Padahal reset password di Zimbra sangat mudah, yaitu :

su - zimbra
zmprov sp

Contoh :
zmprov sp vavai PasswordBaruVavaiTahun2010

Standar account atau email address Administrator di Zimbra adalah admin. Untuk menampilkan data semua Admin, peirntahnya adalah :

su - zimbra
zmprov gaaa

Ada yang tanya, “Kalau begitu mudah banget dong melakukan crack Zimbra”, ya tetap saja sulit karena perintah itu harus dilakukan didepan komputer langsung (physical access) atau melalui ssh. Kalau ssh-nya bisa ditembus, itu baru masalah…

Artikel Terkait

Dari Cat Ba ke Lan Ha Bay

Pulau Cat Ba ditempuh melalui jalan darat yang panjang dan dua kali menyeberang laut memakai feri. Ketika Anda berangkat jam 1 siang, maka Cat Ba menyambut kedatangan Anda sekitar pukul 8 malam. Di atas feri Anda bisa bergumul langsung dengan orang-orang desa Vietnam, sementara jika langit sudah gelap dan kita cukup beruntung maka sesekali plankton-plankton yang memancarkan cahaya akan muncul sejenak di permukaan laut untuk kemudian hilang lagi.

Resor Cat Ba sudah hening pada pukul 8 malam. Masih ada kehidupan turisme di mana-mana, tapi mereka tidak menimbulkan suara dan kebisingan. Keheningan Cat Ba yang merata sungguhlah menyenangkan, apalagi di pagi hari.

Cat_Ba-Panorama

Daya tarik utama pulau ini adalah gugusan bukit-bukit karst di Ha Long Bay. Menelusuri teluk ini memerlukan waktu setidaknya 6 jam. Karena kami hanya punya 3 jam, maka mbak-mbak dari My Ngoc Tours menyarankan menyewa kapal sendiri menelusuri Lan Ha Bay, lalu mendarat sejenak di Pulau Monyet yang berpasir putih.

Saya bisa mencoba menceritakan keagungan Lan Ha Bay, tapi saya yakin akan gagal. Bentukan batu-batu tinggi bertabir kabut dan suara kapal mengiris lautan sedingin giok terlalu luas untuk dijejalkan dalam kata-kata.

Glee

By its very definiton, Glee is about opening up yourself to joy yang follow Twitter saya (dan Plurk juga) pasti ngeh belakangan saya ngetweet soal serial ini dan Mr. Schue , salah satu karakter di sana. yeaaaa, I kinda become addicted, officially become a Gleek (sebutan untuk fansnya Glee)  saya pertama kali tau tentang serial ini gara-gara dia menang di Golden Globe 2010 kmaren. dari sekian nominasi yang ada di kategori Best Television Series – Comedy or Musical, cuman serial ini yang blom pernah saya denger googling sana-sini, oh abege. oh SMA. oh musical. oh nyanyi dan joget. dan kebetulan si kembar sial mendonlot serial ini via indowebster. dan karna saya sedang dilanda sindrom pengangguran, plus malas menonton tivinya endonesah, plus ga punya tivi kabel, saya pun iseng-iseng mengcopy serial ini dari dia (si kembar sial), dan iseng-iseng nonton. memang sih, sekilas soooo High School Musical. but a way better. dan jangan bayangin pilem India juga pas nonton ini hahahahah. kalo pilem India, nyanyi plus joget bisa ampe 5 menitan, trus pake adegan-adegan lebay yang muter- muter pohon. noooooo. di sini joget dan nyanyinya sesuai proporsi. ada beberapa adegan yg emang agak lebay, tapi termaafkan. Glee bercerita tentang sebuah Glee club, semacam sebuah ekskul (istilahnya kalo di Indonesia) vocal group, yang di masa lalu mengalami masa kejayaan di William McKinley High School, Lima, Ohio. adalah William Schuester (Matthew Morrison), alumni sekolah tersebut yang sekarang kembali ke almamaternya sebagai guru bahasa Spanyol, yang berinisiatif mengembalikan kembali kejayaan Glee Club di masa lalu itu. Will, dulunya juga salah satu anggota Glee Club dan ikut merasakan kejayaan ekskul tersebut. dengan segala hambatan, mulai dari Sue Sylvester, penasehat Cheerios (cheerleader squad) yang super arogan dan berambisi utk menguasai sekolah dengan Cheeriosnya, Mr. Figgins, kepala sekolah super-pelit, hingga masalah-masalah di dalam Glee Club sendiri yang terdiri atas anak-anak yang bukan siapa-siapa (ga dikenal, minoritas, dan berharap di Glee Club, nama mereka bisa dikenal dan dikenang di sekolah), Will berusaha mengantarkan anak-anak Glee Club agar kembali berjaya seperti dahulu kala  lebih lanjut tentang karakter-karakter di dalamnya bisa diliat di sini atau di sini. dan ada episode guide versi Indonesianya di sini. sejauh ini yang sudah selesai tayang sih mid-season 1 sampai episode 13. lanjutannya baru mulai tayang lagi (di US sana), bulan April! saya sih udah selesai nonton sampe episode 13, thanks to indowebster dan si kembar sial yang udah donlot kalo versi tivinya, di sini udah bisa diliat di Star World (poor me, ga punya tivi kabel ) setiap Rabu pk 18.00 dan 20.00, Kamis pk 11.00, Sabtu pk 18.00, dan Minggu pk 12.00. tayang di televisi Indonesia? I DON’T THINK SO. masih lamaaaa kayaknya, ato malahan ga bakal tayang hauahuahauahaah. sejauh ini, karakter favorit saya, William Schuester (Matthew Morrison)  , Quinn Fabray (Dianna Agron), Brittany (Heather Morris)  dan Emma Pillsbury (Jayma Mays). karakter yg paling saya ga suka adalah Rachel Berry (Lea Michelle), beneran. dia ini tokoh utama tapi suppppperrrrr lebay!  walaupun saya suka suaranya, tp saya ga suka sama dia hahahah, dan Terri Schuester, Will’s wife (Jessalyn Gylsig), yang di akhir cerita berantem sama Will, gara-gara ketauan dia boong soal kehamilannya. sokooorrrr kalo menurut saya, serial ini sih cocok buat yang (diam-diam) suka film musical, atau mungkin (diam-diam) suka nyanyi (walaupun level kamar mandi ato box karaoke), atau (diam-diam) suka joget, atau (diam-diam) suka nostalgila ke masa-masa SMA seluruh main casts-nya emang biasa manggung di Broadway and have wonderfull voice, and wonderful moves hahahahah silakan menonton salah satu scene-nya ini. favorit saya hohohoho if you suddenly and officially become a Gleek, join this group ya

DailySocial: Kemanakah Facebook Akan Melangkah?

Setelah pengumuman redesign homepage Facebook kemaren serta beberapa perkembangan fitur yang mereka luncurkan, sebuah pertanyaan masih menggantung dipikiran saya. Akan kemana perjalanan Facebook selanjutnya?

Setidaknya ada dua kabar yang membuat saya kemudian berpikir tentang perkembangan Facebook ini, yang pertama adalah berita tentang layanan webmail dari Facebook dan sistem search yang baru.

Seperti yang ditulis oleh TechCrunch, menurut sumber yang mereka dapatkan bahwa Facebook tengah mengembangkan dan akan meluncurkan sistem webmail sendiri, jadi nantinya para pengguna Facebook akan diberikan fasilitas email tersendiri.

Berita ini memang masih harus menunggu untuk melihat kadar kebenarannya, tapi kita misalkan saja bahwa, sumber yang didapat oleh TechCrunch ini benar, maka apa sebenarnya yang dicari oleh Facebook dengan fasilitas ini.

Saya sendiri jadi teringat dengan fitur reply lewat email yang sudah diluncurkan oleh Facebook beberapa waktu yang lalu, apakah fitur reply lewat email ini adalah persiapan untuk layanan email ala Facebook? Kita berandai-andai saja bahwa premis ini benar, maka nantinya para pengguna Facebook akan bisa membalas update yang ada di akun mereka langsung dari email yang juga disediakan Facebook, login serta berbagai fitur juga akan menggunakan email khusus yang disediakan oleh Facebook, maka pengguna Facebook tidak akan meninggalkan situs ini untuk waktu yang lama. Bersosialisasi bisa, mengecek email bisa, berkirim file bisa, bahkan berjualan serta mendengarkan streaming dan bermain game pun bisa.

Masuk akal? Sebelum berkomentar mari kita lihat perkembangan lain yang dilakukan Facebook, yaitu fitur yang berhubungan dengan search. Seperti yang diberitakan DailySocial kemarin, bahwa redesign dari Facebook memberikan ruang yang sangat lebar bagi kolom pencarian. Kini kolom pencarian menjadi 2 kali jauh lebih besar dari kolom pencarian di desain Facebook yang terdahulu.

Dan salah satu indikasi perkembangan tentang bagaimana fungsi search ini, bisa kita liat dari tulisan di AllFacebook yang menjelaskan bahwa kemungkinan besar Facebook bekerjasama dengan Bing untuk menghasilkan pencarian yang lebih baik. Termasuk memberikan hasil pencarian yang lebih lengkap dan lebih membantu dengan memberikan informasi yang lebih baik.

Jika anda mencoba fasilitas search yang ada di situs Facebook sekarang, maka Facebook tidak hanya menampilkan hasil pencarian yang berhubungan dengan konten di Facebook saja tetapi juga menyertakan hasil pencarian dari web. Nah, dengan kerjasasama ini mungkin saja Facebook akan membawa mesin social networking-nya ini ke tahap yang lebih luas, dengan kata lain menjadi sebuah ‘real social search engine’ seperti yang ditulis AllFacebook.

Saya, kemudian teringat kembali akan salah satu tulisan di Navinot yang membahas apakah Google layak khawatir dengan pergerakan Facebook. Pada tulisan itu juga saya berkomentar, bahwa, Google tidak perlu khawatir dengan Facebook selama fitur marketplace serta sistem payment ala Facebook belum benar-benar roll out.

Tapi dengan redesign kemaren serta beberapa rumor tentang fasilitas email ala Facebook, saya kini mencoba berpikir ulang, bahwa Google memang harus berancang-ancang untuk menghadapi Facebook yang beberapa hari yang lalu baru berulang tahun yang keenam dan minggu ini diprediksikan akan mempunyai sekitar 400 million user.

Meski begitu, beberapa ahli atau blog teknologi juga ada yang memberikan pendapat bahwa mereka menyangsikan fitur email (jika benar roll out), seperti The Next Web yang berpendapat bahwa seharusnya Facebook berkonsentrasi pada core fitur mereka yaitu social networking bukan mengembangkan fitur seperti email yang memang akan menjadi barang baru bagi Facebook.

Dunia internet memang membutuhkan gerak konstan yang terus menerus alias sustainable, bagi giant seperti Google yang punya sumber daya yang besar, memang inovasi terbaru pasti akan terus berdatangan, dan bagi Facebook yang memang  terus bertumbuh dan terus bergerak leluasa memberikan peluang untuk mencapai ambisi yang besar.

Masih terlalu dini untuk menyimpulkan, beberapa fitur juga memang belum rool out kecuali redesign, sambil menunggu perkembangan selanjutnya, bagaimana pendapat anda, apakah prediksi anda untuk social networking terbesar ini, apakah akan menjadi besar juga seperti Google? Apakah Facebook memang memerlukan untuk mengembangkan layanan email mereka sendiri? Atau anda punya pendapat lain, jangan lupa untuk share pendapat anda pada kolom komentar.

DailySocial: Versi Terbaru dari TweetDeck

Tengah malam kemarin waktu Indonesia, TweetDeck meluncurkan versi terbaru dari layanan desktop streamreader mereka, TweetDeck v.033. TweetDeck merupakan salah satu aplikasi streamreader yang cukup populer dan memunculkan beberapa ide monetization yang cukup unik.
Di versi terbaru ini beberapa update yang dilakukan oleh TweetDeck antara lain:
  • Navigasi baru untuk mengontrol kolom. Navigasi ini ada dibagian tengah display kolom TweetDeck anda, yang berbentuk kotak kecil, yang jumlahnya disesuaikan dengan jumlah kolom yang anda punyai.
  • Fitur preview media terbaru yang memungkinkan user untuk melihat preview media dari YouTube, Posterous, Flickr, Mobypicture dan Twitgoo.
  • TweetDeck kini menggunakan OAuth untuk Twitter API mereka dan menambahkan jumlah limit API menjadi 350 calls per hour dan akan terus ditambah.
  • Fasilitas untuk meng-edit search columns tanpa harus menghapus dan membuat ulang.
  • Dan yang terakhir adalah perbaikan dan pengembangan kecil dari aplikasi versi terbaru ini yang meningkatkan kinerja.

Perubahan yang paling mencolok bagi saya adalah tab navigasi kolom terbaru, yang jika anda hover di atasnya maka akan ada keterangan tambahan tentang keterangan dari kolom-kolom anda. Selain itu jika anda meng-klik salah satu kotan di tab navigasi ini, misalnya anda meng-klik kotak paling kanan, maka kolom akan bergeser menuju kolom paling kanan.

Anda bisa langsung menuju situs mereka di link ini, dan meng-upgrade TweetDeck versi lama anda atau men-download untuk anda yang belum mempunyai aplikasi TweetDeck. Jika anda masih penasaran berikut video dari situs mereka yang menjelaskan tentang update terbaru TweetDeck v.033. Jangan lupa untuk share pendapat anda pada kolom komentar tentang versi 0.33 dari TweetDeck ini.

DailySocial: Tweetz.tv: Aplikasi Untuk Menonton Tweeted Video

Twitter is fun, tetapi Twitter juga penuh. Penuh dengan berbagai informasi yang saling silang antara satu tweet dengan yang lain. Tentu penuhnya informasi ini memberikan kelebihan dan kekurangan. Semakin banyak informasi berarti semakin banyak referensi, tetapi dengan semakin banyaknya informasi, waktu untuk menyaring mana yang relevan dan mana yang tidak pun menjadi bertambah.

Dan twitterverse tidak melulu tentang karakter tetapi juga berbagai link, foto dan tentu saja video. Dan jika anda termasuk salah satu user yang selalu kesulitan dalam menyaring berbagai tweet tentang video di time line Twitter anda atau anda kesuliatan mencari berbagai video yang tersebar di twitterverse, maka aplikasi ini cocok untuk anda. Tweetz.Tv.

Tweetz. Tv, sesuai namanya merupakan aplikasi yang memungkinkan user untuk menonton video yang di tweet di Twitter layaknya tv. Tweetz.tv menyediakan 3 channels dengan fungsi yang masing-masing menyediakan fitur menonton video yang berbeda-beda, seperti channel My TV, yang hanya memunculkan video dari user yang anda follow, kemudian Public TV yang memunculkan video yang di post oleh user lain dan masuk ke  public timeline, dan satu channel terakhir yaitu Search TV yang memudahkan anda dalam mencari video yang masuk di-tweet dengan topik tertentu.

Tampilan tweeted video berada di sebelah kanan, sedangkan untuk pilihan video yang ingin anda tonton ada di sebelah kiri dengan kotak yang cukup besar dan cukup nyaman untuk menonton video. Termasuk juga keterangan tentang video yang sedang diputar dan keterangan jumlah tweet.

Aplikasi ini dikembangkan oleh Ape55, sampai saat ini Tweetz.TV hanya menampilkan video dari YouTube saja, tapi seperti yang dijelaskan di situs mereka, nantinya video yang ditampilkan akan ditambah dari Vimeo serta Dailymotion.

Dengan hanya menampilkan video dari YouTube saja memang Tweetz.TV cukup ketinggalan, setidaknya dari aplikasi lain seperti Feedtrace, yang juga memberikan layanan serupa lewat Feedtrace.tv yang menampilkan tweeted video dari berbagai penyedia layanan video seperti Vimeo, Funny or Die, YouTube, Dailymotion serta akan menambah beberapa layanan video lain.

Tweetz.TV sendiri mempromosikan aplikasi mereka sebagai sebuah aplikasi yang akan memberikan kemudahan bagi para user Twitter dalam menonton video-video yang ada di Twitter dengan fantastic overview dan kemampuan browsing yang baik.

Penasaran? Untuk menikmatinya anda hanya perlu login menggunakan akun Twitter anda dan langsung bisa menikmati berbagai channel serta video yang ada di time line anda maupun di public time line.

Bagaimana pendapat anda? Apakah anda sering kesulitan untuk mencari video dari time line Twitter anda? Atau anda punya pendapat lain tentang aplikasi ini, share pendapat anda pada kolom komentar.

Ikhlasul Amal: Promosi Flexi dan Telepon Genggam “Tahu Diri”

Bermula dari salah satu poster yang dipasang di album foto Facebook tentang produk bundel telepon genggam ZTE S130 dan akses tiga merk sohor di Internet, yakni Yahoo! Messenger, Gtalk, dan Facebook. Harga paling murah Rp 299.000, sudah termasuk voucher Rp 25.000.

Jika dulu Internet direduksi menjadi “sekadar” Web, sehingga beberapa pengguna menguji koneksi dengan mengetikkan URL di peramban. Ping atau traceroute terlalu geeky. Terkadang juga lupa dipastikan komputer sudah mendapat alamat IP valid atau sudah merujuk ke DNS yang tepat. Hari ini sudah lebih jauh: promosi “dapat digunakan untuk Facebook dan Twitter” jadi mantra pemikat. Bukankah jika perangkat sudah mendukung akses Web dan ada peramban berarti kedua situs tersebut dapat ditampilkan? Oh, itu cara pandang lama: tidak selalu keduanya diakses lewat peramban, aneka aplikasi Web yang bekerja lewat jalur API mendudukkan promosi tersebut pada posisi “yang lebih benar.”

Kembali ke Flexi: saya akhirnya melihat sendiri produk bundel mereka di gerai Flexi di acara ITB Fair 2010. Memang menggoda: dengan modal awal pada kisaran bawah, kita dapat mengubah status Facebook dengan leluasa. Apakah Facebook memang hanya untuk acara ubah-ubah status? Menurut penjaga gerai tampilan Facebook ditampilkan utuh dan baik di layar ZTE merah bata tersebut. Agak sulit membayangkan foto sederhana seperti foto profil ditampilkan, sedangkan ukuran layar telepon genggam sangat sempit.

Itu yang menjadi kendali, pembatalan “main tunjuk” belanja bundel Flexi. Soalnya telepon genggam saya pun sama bututnya, Nokia seri populer 2626. Agak berat buat saya menambah ongkos —kendati murah— jika antarmuka akses Net lewat telepon genggam masih seperti sebelumnya.

Sayang, saya gagal masuk ke halaman akun sendiri di Facebook lewat perangkat demo ZTE promo bundel Flexi, gara-gara kesulitan mengetikkan salah satu karakter yang digunakan untuk sandi akses.

Memang sesuai harga: jika ingin tampilan layar lebih lapang dan jernih, ditambah tombol yang sudah akrab, harga dibrandol minimal empat kali lipat. Ana rega, ana rupa, kata orang Jawa: “harga membawa tampang.”

Apalagi yang menarik pada promo Flexi? Modem CDMA untuk USB komputer. Dengan modal awal Rp 499.000, abonemen Rp 50.000 untuk kecepatan maksimal 384 kbps.

Hardjono: Antara Teaching dan Research University

Pak Budi Rahardjo asks the all important question about universities in Indonesia: should a university such as ITB be a “teaching university” or a “research university”. Like other things in life, the answer is not necessarily straightforward. However, one thing is clearly needed to become a research university: research funding. So the first question should be: [...]

Hendy Irawan: Crowdsourcing in Practice: Making It Work and Profitable

 Crowdsourcing in Practice: Making It Work and Profitable

I just love the story of Nathan Eagle and txtEagle so much, that I’d be doing you and yours truly a disservice if I don’t post a followup.

Check out this video on crowd-sourcing by Nathan Eagle:

Quote from The story of txtEagle and the networked organisation | SMLXL – Engagement Marketing and Communication principles from Alan Moore

We posted about txtEagle recently here Nathan Eagle, explains his extraordinary story, and, the extraordinary story of how our world is being transformed by mobile communications. Nathan’s personal fascination is the African continent he talks about how Mpesa and SMS Media are transforming society. 30% of Rawandians pay for their electricity by the mobile device, and many more water pumps can be bought as they can be bought via the mobile. And he then goes onto talk about his company txtEagle.

txtEagle is about to become the largest employer in Kenya. Imagine that.

It’s really happening and this makes me excited and sad at the same time.

Excited because there is indeed solutions to every difficult problem out there. Sad because I haven’t yet done my part. (I’m still doing the part to keep myself survive.)

Are you excited enough?

Related posts:

  1. How About Solving The Poverty Problem in A Brilliant Way?